Press Release

Pengungsi di Kecamatan Tanjung Kesulitan Air Bersih

Aug 6, 2018   //   by admin   //   Nasional, News, Peristiwa  //  2 Comments

Lombok Utara: Pengungsi di Kacamatan Tanjung, Lombok Utara, kesulitan air bersih. Air ledeng milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat tak berfungsi.

“Kalau mau air tanah juga keruh,” kata salah satu pengungsi, Rizki, 47, di Lapangan Kantor Bupati Lombok Utara, NTB, Senin, 6 Agustus 2018.

Rizki mengatakan warga tak bisa memanfaatkan air tanah yang keruh. Beberapa sumur bahkan kehabisan stok air usai gempa terjadi. “Tadi ada mobil air, dua mobil,” kata dia.

Pengungsi lain Haerul Anam, 42, membenarkan sulitnya akses air bersih buat pengungsi. Ia menilai sulitnya air bersih berhubungan dengan listrik yang padam di Lombok Utara.  “Ini listriknya mati sejak gempa kemarin,” kata Haerul.

Lapangan Kantor Bupati Lombok Utara menjadi salah satu posko pengungsian korban gempa. Tenda pengungsian telah berdiri, baik bantuan maupun yang diberdayakan warga.

Badan SAR Nasional pun telah mendirikan tenda sebagai titik kumpul. Sementara dapur umum masih disiapkan untuk memenuhi konsumsi pengungsi.

Gempa berkekuatan 7,0 SR mengguncang Lombok, Minggu, 5 Agustus 2018, pukul 18.46 WIB. Bencana terjadi satu minggu setelah gempa sebelumnya berkekuatan 5,4 SR juga mengguncang Lombok.

Guncangan gempa meliputi wilayah kepulauan Lombok, Bali, bahkan terasa sampai hingga timur Pulau Jawa. Titik gempa diketahui berada di 18 kilometer barat laut Lombok Timur di kedalaman 15 kilometer.

Hingga Senin, 6 Agustus 2018 pukul 17.30 WIB, BNPB mencatat 98 orang tewas. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 236 orang. Jumlah korban diprediksi terus bertambah.

2 Comments

Leave a comment