Puluhan Korban Gempa Masih Dirawat di Lapangan RSUD

Browsing articles tagged with " Lombok Utara Archives | "

Puluhan Korban Gempa Masih Dirawat di Lapangan RSUD

Aug 6, 2018   //   by admin   //   Nasional, News, Peristiwa  //  No Comments

Alinnetwork.com : Sekitar 98 pasien korban gempa dirawat di lapangan RSUD Provinsi NTB. Namun, belum ada tenda darurat yang dipasang sebagai tempat meraka berteduh.

Direktur Pelayanan RSUD Provinsi NTB, Agus Rusdi mengatakan pihak rumah sakit sedang mengupayakan untuk bisa mendapatkan tenda darurat, termasuk jika harus menyewanya. “Masalahnya saat ini banyak kantor yang masih tutup. Tak ada karyawannya yang masuk sehingga untuk sewa juga masih susah,” ujar Agus saat diwawancara tvOne, Selasa pagi, 7 Agustus 2018.

Agus mengatakan, sebagian besar pasien yang dirawat menderita patah tulang. Meski pasien masih dirawat di luar ruangan, namun Agus memastikan bahwa suplai obat-obatan masih cukup.

Sementara itu, diperkirakan masih banyak korban gempa yang terjebak di reruntuhan masjid. Sebab, saat gempa berkekuatan 7 Skala Richter mengguncang Lombok pada 5 Agustus 2018, berbarengan dengan masuknya waktu salat Maghrib. Laporan tvOne dari Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, petugas masih berusaha melakukan pencarian korban dari reruntuhan masjid.

Hingga Senin malam, 6 Agustus 2018, jumlah korban tewas akibat gempa Lombok sudah mencapai 98 orang. Jumlah korban diperkirakan masih bisa terus bertambah.

 

Pengungsi di Kecamatan Tanjung Kesulitan Air Bersih

Aug 6, 2018   //   by admin   //   Nasional, News, Peristiwa  //  2 Comments

Lombok Utara: Pengungsi di Kacamatan Tanjung, Lombok Utara, kesulitan air bersih. Air ledeng milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat tak berfungsi.

“Kalau mau air tanah juga keruh,” kata salah satu pengungsi, Rizki, 47, di Lapangan Kantor Bupati Lombok Utara, NTB, Senin, 6 Agustus 2018.

Rizki mengatakan warga tak bisa memanfaatkan air tanah yang keruh. Beberapa sumur bahkan kehabisan stok air usai gempa terjadi. “Tadi ada mobil air, dua mobil,” kata dia.

Pengungsi lain Haerul Anam, 42, membenarkan sulitnya akses air bersih buat pengungsi. Ia menilai sulitnya air bersih berhubungan dengan listrik yang padam di Lombok Utara.  “Ini listriknya mati sejak gempa kemarin,” kata Haerul.

Lapangan Kantor Bupati Lombok Utara menjadi salah satu posko pengungsian korban gempa. Tenda pengungsian telah berdiri, baik bantuan maupun yang diberdayakan warga.

Badan SAR Nasional pun telah mendirikan tenda sebagai titik kumpul. Sementara dapur umum masih disiapkan untuk memenuhi konsumsi pengungsi.

Gempa berkekuatan 7,0 SR mengguncang Lombok, Minggu, 5 Agustus 2018, pukul 18.46 WIB. Bencana terjadi satu minggu setelah gempa sebelumnya berkekuatan 5,4 SR juga mengguncang Lombok.

Guncangan gempa meliputi wilayah kepulauan Lombok, Bali, bahkan terasa sampai hingga timur Pulau Jawa. Titik gempa diketahui berada di 18 kilometer barat laut Lombok Timur di kedalaman 15 kilometer.

Hingga Senin, 6 Agustus 2018 pukul 17.30 WIB, BNPB mencatat 98 orang tewas. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 236 orang. Jumlah korban diprediksi terus bertambah.